Panduan Seedance
Rahasia Gerakan Kamera Seedance 2.0
Dengan karakter dan adegan yang sama, bahasa kamera dapat sepenuhnya mengubah kualitas yang dirasakan. Tutorial Seedance ini mengubah kontrol kamera menjadi aturan prompt yang dapat ditindaklanjuti: apa yang ditulis, bagaimana menggabungkan gerakan, dan cara menghindari bidikan terlalu bergaya tetapi sulit dibaca.

1) Gerakan kamera inti dan kapan memakainya
| Gerakan | Penggunaan terbaik | Risiko |
|---|---|---|
| Dorong masuk | Penekanan dan ketegangan | Terlalu cepat bisa tidak nyaman |
| Tarik keluar | Konteks spasial | Detail subjek bisa hilang |
| Ikuti | Kontinuitas aksi | Goyangan berlebihan mengurangi keterbacaan |
| Orbit | Suasana dan nada ritual | Adegan kompleks bisa merusak geometri |
| Statis | Stabilitas informasi maksimal | Bisa terasa datar |
2) Rumus prompt Seedance untuk kontrol kamera
Format yang disarankan: tujuan kamera + jalur gerakan + kecepatan + durasi + aturan stabilitas.
Contoh:
Mulai dengan bidikan medium, dorong masuk perlahan ke close-up selama 3 detik, kecepatan konstan, subjek tetap di tengah, hindari goyangan dan zoom mendadak.
3) Strategi kombinasi kamera
- Kombinasi pemula: statis + dorong masuk ringan (stabilitas dulu)
- Kombinasi naratif: ikuti + tarik keluar (aksi + ruang)
- Kombinasi suasana: orbit + dorong lambat (fokus emosi)
Validasi gerakan tunggal dulu, lalu gabungkan.
4) Tiga kesalahan umum
- Tanpa definisi kecepatan, gerakan tidak teratur.
- Instruksi bertentangan seperti statis + orbit berat dalam satu bidikan.
- Instruksi kamera tanpa aturan pelacakan subjek.
5) Daftar periksa penyetelan cepat
- Apakah subjek selalu terbaca?
- Apakah gerakan kamera melayani narasi, bukan hanya gaya?
- Apakah transisi berlapis secara ritmis?
- Apakah kata gaya bentrok dengan kata kamera?
Jadikan daftar ini template dan perbarui dengan praktik berita Seedance saat ini untuk peningkatan kualitas yang stabil.